BERBAGI

sorotbekasi.com – Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa menegaskan pentingnya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Dalam dunia transportasi, kata Royke, bila menyangkut angkutan umum pasti mensyaratkan ketentuan-ketentuan khusus seperti keselamatan, keamanan dan persaingan usaha.

“Permenhub 108 untuk menjamin keselamatan angkutan online,” kata Irjen Royke melalui keterangan tertulis, Jumat (16/1/18).

Di era teknologi dan serba digital, angkutan umum dengan sistem daring menurut Royke pastinya sangat dibutuhkan. Karena hal tersebut sejalan dengan perkembangan zaman.
Akan tetapi dia menambahkan, angkutan online juga harus menaati peraturan yang sudah diputuskan. “Sistem online memang sangat dibutuhkan. Orang maunya serba praktis. Tapi sesuatu yang online itu harus legal dan diatur mekanismenya,” tegasnya.

Menurut dia, angkutan umum yang tidak menaati peraturan dapat dikategorikan sebagai angkutan umum ilegal atau gelap. Oleh karena itu, ia menegaskan Permenhub 108 menjembatani atau mengakomodir angkutan online menjadi legal.

Lebih jauh ia mengatakan, perbedaan angkutan konvensional dan daring hanya terletak pada cara pemesanannya. Karena itu keduanya harus memenuhi regulasi yang ditetapkan pemerintah.

“Online hanyalah cara memesan angkutan umum. Setiap angkutan untuk umum yang dipesan secara online harus safety dan resmi,” katanya.

Karena itu pihaknya meminta agar masyarakat dan pengemudi taksi online menyadari mengenai pentingnya mematuhi aturan angkutan dalam jaringan karena hal tersebut diperlukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi semua pihak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here