BERBAGI
ilustrasi foto by google

sorotbekasi.com – Persoalan gelandangan dan pengemis (gepeng) sudah menjadi problem sosial yang bersifat musiman. Apalagi saat menjelang Hari Raya Idul fitri. Keberadaan mereka tentunya akan menghiasi jalan-jalan dan perempatan lalu lintas.

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid mengatakan, persoalan tersebut bukan hanya di wilayahnya tetapi juga ada di daerah lain.

Guna mengantisipasi maraknya gepeng, pihaknya akan bekerjasama dengan Satpol PP Kabupaten Bekasi untuk menyisir beberapa kawasan yang biasa menjadi tempat mangkal para Gepeng.

“Mereka ada di perempatan SGC, Terminal Cikarang, perempatan Cibitung dan pertigaan Underpass Tambun Selatan. Biasanya rame tuh seminggu sebelum lebaran,” jelasnya.

Nantinya para gepeng yang terjaring akan dimasukan ke rumah singgah yang berada di Desa Sumberjaya Kecamatan Tambun Selatan untuk dilakukan pembinaan untuk selanjutnya dipulangkan ke rumah atau daerah asalnya masing-masing.

Abdillah menuturkan, rata-rata KTP yang mereka miliki bukan KTP Kabupaten Bekasi. “Itu dari luar, tetapi ada juga yang dari Kabupaten Bekasi. Hasil razia sebelum ramadhan kemarin sih, kebanyakan itu dari Cabangbungin,” ucapnya.

Oleh karena itu razia semacam ini lanjut dia akan rutin dilakukan sehingga kabupaten Bekasi bebas dari para gepeng. (yh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here