BERBAGI

SOROTBEKASI – Pasca Bencana Gempa dan Tsunamiyang melanda Kota Palu pada jumat, 28/9/2018, tak dapat disangkal meninggalkan dampak parah seperti reruntuhan bangunan, sampah, kendaraan yang terseret akibat terjangan tsunami, bahkan menurut kabar bencana ini banyak memakan korban jiwa.

Informasi update terkait lokasi terparah, serta data nama-nama korban tentu sangat diharapkan oleh orang-orang di luar Kota Palu. Barangkali banyak yang terputus kontak dan merasa khawatir akan keselamatan orang – orang yang merupakan keluarga mereka pasca bencana gempa dan tsunami.

Diantaranya yang mengalami kekhawatiran karena belum mendapat kabar kepastian perihal kondisi kedua anaknya yang berdomisili di Kota Palu, Rolly Wenas, Kepala Perwakilan Media Telusur News Sulawesi Utara, sangat berharap segera menerima kabar baik.

“Kami sangat berharap pihak otoritas di Palu serta media disana dapat memberikan informasi secepatnya secara update dan akurat lebih khusus tentang jumlah dan nama nama korban jiwa, serta yang selamat,dan data para pengungsi.hal ini kami mintakan karena sampe saat ini kami masih putus kontak dengan anak anak kami yang berada di kota Palu,” Kata Rolly Wenas (30/9/2018)

Sambung Rolly, “Karena belum kami dapatkan infornasi lebih rinci akan korban jiwa maupun yang selamat dan lokasi – lokasi pengungsian, maka saya akan melakukan upaya perjalanan dari manado ke Palu rencana bsk senin 1/10/2019. Untuk mencari informasi anak anak saya yang Perempuan bernama Adrina Wenas (24) karyawan Bank Mandiri Palu dan laki laki bernama Lukas Wenas (18) baru 3 bulan dikota Palu,” ungkap Wenas dengan wajah khawatir sambil memperlihatkan foto kedua anaknya

Informasi terbaru disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas di Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) Sutopo Purno Nugroho pada beberapa media minggu siang 30/9/2018 korban tewas akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala di sulawesi Tengah bertambah menjadi 832 orang. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here