BERBAGI

SOROTBEKASI – Pemberantasan dugaan Korupsi Dilingkungan Pemerintahan Kota Bekasi terbilang setengah setengah pasca dipimpin Kajari baru Hermon Dekristo seratus hari kerja masih menangani kasus telah usang beberapa tahun terakhir,berdasarkan catatan sorotbekasi ada ratusan laporan dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat belum ada perkembangan sejak pergantian lima Kajari dikota yang dikenal sebagai pejuang kemerdekaan republik indonesia.

Stigma negatif yang berkembang ditengah-tengah masyarakat terhadap kinerja aparat lembaga penegakan hukum kejaksaan terhadap sejumlah laporan masyarakat tentang dugaan korupsi disejumlah kegiatan proyek pemerintah kota bekasi telah menjadi cibiran ditengah-tengah masyarakat akhir-akhir ini.

Selain terkesan tebang pilih dalam pemberantasan korupsi dilingkungan pemerintah kota bekasi,ternyata kejaksaan telah menjadi sorotan masyarakat beberapa tahun terakhir baru mengungkap dua kasus korupsi.Pertama pengadaan beras pasca bencana banjir dan camat pondok gede.

Berdasarkan pantuan sorotbekasi disekitar halaman kejaksaan tidak sedikit pegawai pemerintah kota bekasi yang berkunjung kekejaksaan tanpa diketahui maksud dan tujuan kunjungan anak buah rahmat effendi yang sudah menjadi rahasia umum dan sebagai rutinitas kunjungan pegawai pemerintah kota bekasi.

Anehnya lagi,tidak satupun kepala seksi bidang intelegen dan pidana lhusus yang kejaksaan yang mau dimintai keteranagan hingga berita ini diturunkan.

Salah satu satpam kejaksaan yang menerima kehadiran wartawan menuturkan,”Pak Kasi Intel dan Kasi Pidsus tidak bisa ditemui,karena sedang rapat internal,”Akhirnya kepada sorotbekasi.(HOM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here