Ratusan Kader GP Ansor Kabupaten Bekasi Gelar Kirab Peringatan Hari Santri Nasional 2021

  • Whatsapp
WhatsApp Image 2021 10 23 at 13.23.45 1
Kader GP Ansor Kabupaten Bekasi Gelar Kirab Peringatan Hari Santri
banner 468x60
WhatsApp Image 2021 10 23 at 13.23.45
Kader GP Ansor Kabupaten Bekasi Gelar Kirab Peringatan Hari Santri,/M. Choerul Adlie. R

SOROT BEKASI – Gerakan Pemuda atau GP Ansor Kabupaten Bekasi yang terdiri dari Pimpinan Cabang dan 23 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dalam memperingati Hari Santri Nasional tahun 2021 mengadakan kegiatan bertajuk “Kirab Santri Bekasi”.

Kegiatan dari GP Ansor Kabupaten Bekasi ini memiliki esensi agar dapat memaknai perjuangan 2 ulama besar Bekasi yakni KH. Raden Ma’mun Nawawi (Cibogo) dan KH. Noer Ali (Babelan).

Bacaan Lainnya

Selain itu, GP Ansor Kabupaten Bekasi juga berupaya merekatkan kembali silaturahmi dengan saudara sebangsa yang berbeda agama sebagai wujud dari tasamuh (toleransi).

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jum’at, 22 Oktober 2021 tersebut diawali dengan salat Jum’at berjamaah bersama santri Pondok Pesantren Al-Kamiliyah yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara.

Sebagai pembuka acara, Ahmad Tetuqo Taqiyuddin atau akrab disapa dengan sebutan Atet menyampaikan bahwasanya, kegiatan yang diinisiasikan GP Ansor Kabupaten Bekasi untuk mengakhiri massa C-19 (Cooling Down -19 Bulan).

“Kegiatan yang di inisiasi oleh GP Ansor Kabupaten Bekasi tersebut untuk mengakhiri massa yang disebutnya sebagai C-19 (Cooling Down -19 Bulan) akibat pandemi,” ucap Ahmad Tetuqo.

Acara dilanjutkan dengan berziarah ke dua makam ulama Cibarusah yakni KH. Yusuf Kamil (Ponpes Al Kamiliyah) dan KH. Raden Ma’mun Nawawi (Ponpes Al Baqiatussolihat).

Sebagai informasi, H. Raden Ma’mun Nawawi atau yang akrab disapa Mama Cibogo secara emosional memiliki kedekatan dengan KH Hasyim Asy’ari.

Mama Cibogo dahulu ditugaskan langsung oleh Kiyai Hasyim untuk melakukan pembinaan mental dan menempa spirit perjuangan para laskar.

Selain itu, Mama Cibogo juga turut berjuang pada masa perang kemerdekaan di periode 1945-1949 dengan menjadi penasihat rohani dan kebatinan para pejuang kemerdekaan (Laskar Hizbullah).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *